Regulasi Resmi Badminton Menurut Bwf

Regulasi Resmi Badminton Menurut Bwf

Posted by

FC Banat – Berikut ini adalah peraturan bulu tangkis yang sesuai dengan standar internasional Badminton Federasi Bulu Tangkis Internasional (Federasi Badminton International) yang disingkat IBF.Dan dalam pertemuan publik yang luar biasa diadakan di Madrid pada 24 September 2006.Nama Federasi Internasional Badminton (IBF) diganti dengan Federasi Dunia Badminton (BWF) Hingga Sekarang. Berikut beberapa tata tertib untuk permainan badminton internasional.

Peraturan Badminton Nomor Tunggal

Ada beberapa tata tertib untuk permainan badminton nomor tunggal sebagai berikut :

Regulasi servis

Posisi pemain yang melakukan atau mendapatkan servis terpenting nomor tunggal akan menerima dari bidang servis sebelah kanan, apabila mendapatkan skor genap dan sebelah kiri seandainya mendapatkan poin ganjil. Zona servis dalam badminton haruslah menyilang dan masuk diarea servis. Pertandingan badminton tak dipegang dengan waktu, tetapi menggunan poin. Dalam satu laga badminton terdapat optimal 3 set permainan dan skor kemenangan setiap set 21poin. Team yang sudah sukses memenangan 2 set permainan dialah jawara dari laga hal yang demikian.

Cara rally point

Bila dalam permainan terdapat shuttlecock/kok mati, maka segera menerima skor, bagus di team kita ataupun regu lawan. Poin kita akan segera bertambah kalau shuttlecock/kok masuk di area lawan atau lawan memukul kok keluar lapangan permainan, dan untuk skor lawan sekiranya kok masuk area lapangan kita.

Hukum penilaian

Dalam permainan bulutangkis dalam nomor ganda, terdiri atas 21 angka. Semisalnya kedua team dapat nilai yang sama, adalah 20-20, maka selisih nilai patut 2. Misalkan team A meraih angka 21 secara khusus dahulu dan team B mendapatkan angka 20, Team A belum keluar sebagai juara. Team A akan menjadi pemenang seandainya selisih angka team A dan tim B ialah 2, nilai 1 22-20. Angka optimal setiap game merupakan 30. Untuk itulah apabila terjadi skor 29-29, karenanya yang memenangkan perlombaan hal yang demikian team yang terutamanya dulu menerima skor 30. Dalam permainan badminton, nomor ganda, terdiri dari 2 set. Kalau tim A memenangkan 2 set langsung, karenanya tak akan ada tambahan set ketiga. Bila regu A menang pada set pertama dan kalah pada set kedua, maka ada tambahan satu set yang awam disebut rubber game. Set ketiga ialah set penentuan di mana yang menang pada set ketiga berarti keluar sebagai pemenangnya.

PERATURAN BADMINTON NOMOR GANDA

Tertib untuk nomor ganda, kawasan permainan lebih luas yaitu terbatas pada sisi paling luar lapangan. Jadi, kalau kok jatuh di antara garis terdalam dan garis luar (yang harusnya keluar untuk pemain nomer tunggal), masih bisa diungkapkan masuk/menerima nilai.

Regulasi servis

Sama hal nya seperti badminton nomer tunggal, badminton nomer ganda mengawali servis kanan dan juga jikalau mendapatkan poin di angka genap dan bilamana mendapatkan skor diangka ganjil memulai servis di sebelah kiri. Pemain yang mendapatkan giliran servis dan mendapatkan servis pemain mesti berada didalam kotak diagonal.

SISTEM SKOR BADMINTON

Metode skor 15×3  Tahun 1877-2005

Dalam seluruh sejarah badminton metode pertama kali diberi tahu di British India pada tahun 1877. Dan tercatat resmi di dalam bukti catatan aturan permainan kala itu. Badminton mengaplikasikan metode skor 15×3 untuk nomor tunggal putra dan segala ganda. Meski nomor tunggal putri memakai 11 nilai permainan, permainan juga masih mengaplikasikan metode pindah bola. Jadi pemain baru bisa menambah skor sesudah menenangi match dengan situasi mengontrol servis. Dalam nomor ganda pindah bola terjadi bila suatu pasangan nomor ganda kalah pada giliran servis kedua. Bila dalam suatu match point imbah 14-14/10-10 untuk tunggal putri, maka jus akan diperlakukan. Maka pemain yang pertama kali mencapai game point mempunyai hak menetapkan kelanjutan perlombaan tersebut, pemenang bisa ditentukan dengan pemain pertama yang bisa mencetak skor 17, dan 13 untuk nomor tunggal putri. Atau dapat dilanjutkan cuma sampai angka 15, dan 11 untuk tunggal putri. Metode dash of three untuk mempertimbangkan kampiun perlombaan, pemain dinyatakan menang jika telah memenangkan 2 dari 3 pertandingan hal yang demikian.

Sistem nilai 7×5 Tahun 2002

Otoritas badminton dunia mengubah sistrm poin 15×3, sebab dianggap memakan durasi lama dan tak bisa diperkirakan. Karenanya sistem 7×5, pemain dinyatakan menang bilamana memenangi 3 dari 5 lomba yang ada. Padahal demikian cara ini tak berlangsung lama, mengingat dilema durasi tak tidak sepenuhnya teritasi karna masih menggunakan metode pindah bola, terakhir sistem nilai 7×5 terakhir diaplikasikan ditahun 2002

Cara 21×3 Tahun 2006-Kini

Setelah metode 7×5 dianggap gagal menyederhanakan cara 15×3, otoritas badminton dunia kembali mencoba dengan metode 21×3 dan digagaskan dan dicoba diberbagai lomba. Metode ini diawali pada bulan Desember 2005. Durasi bisa terpangkas banyak karena cara pindah bola ditak lagi dipergunakan. pada metode ini, pemain dan pasangan bisa terus mencetak banyak nilai.

LUAS & SPESIFIKASI LAPANGAN BADMINTON

Panjang lapangan bulu tangkis: 13,40 m

Lebar lapangan bulu tangkis: 6,10 m

Jarak garis servis depan dari garis net, merupakan 1,98 m

Jarak garis servis tengah dari garis samping lapangan yakni 3,05 m

Jarak garis servis belakang (untuk permainan ganda) dari garis belakang lapangan: 0,76 m

Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan adalah 0,46 m

Tinggi net: 1,52 m

Tinggi tiang net: 1,55 m

PERALATAN YANG DIPAKAI DALAM BADMINTON

Lapangan

Sebab bulu tangkis ialah suatu olahraga atau permainan yang membutuhkan ruang cukup luas, karenanya lapangan akan betul-betul penting dan dibutuhkan. Banyak orang bermain seadanya asalkan ruangan yang dipakai sudah cukup, tapi bermain di lapangan khusus bulu tangkis tentu akan terasa berbeda. Ada prasyarat tertentu juga untuk lapangan bulu tangkis dalam hal format dan ukuran.

Net

Banyak orang hanya memanfaatkan halaman atau ruangan yang cukup luas untuk bermain bulu tangkis, tetapi jika mau merasakan permainan bulu tangkis secara profesional, karenanya permainan sebaiknya memakai net sebagai penghalang antar satu pemain dengan pemain lainnya. Net tentunya sepatutnya berada di tengah-tengah lapangan bulu tangkis sebagai pembatas.

Raket

Raket bulu tangkis tentu juga yakni peralatan vital dalam permainan olahraga ini karena berperan sebagai pemukul shuttlecock. Pada zaman kini ini, raket untuk bulu tangkis sungguh benar-benar beragam sebab jenisnya termasuk benar-benar banyak dengan bahan yang amat bervariasi.

Kok/shutllecock

Bulu tangkis tentu tidak lepas dari kelengkapan satu ini sebab justru kok atau shuttlecock-lah yang menjadi khas dari olahraga ini. Kok pada umumnya terbuat dari bahan berupa bulu angsa dengan pembuatan di pabrik. Berat kok berdasarkan standar yang telah diwujudkan oleh IBF yaitu sekitar 5,67 gram. Ada sebuah gabus daerah tertancapnya bulu-bulu angsa secara rapi dan gabus hal yang demikian pun terlapis oleh kulit putih.

Sepatu

Beberapa orang yang menyukai bermain bulu tangkis hanya sekadar hobi tak akan menjadi situasi sulit menggunakan sepatu apapun atau malah hanya mengenakan sandal atau malah tak mengenakan alas kaki sama sekali. Tapi demi menghindari cedera, pakailah sepatu khusus untuk bulu tangkis dengan sol yang kuat dan rupanya tak licin.